Jawa Baratsandiwartanews.com – Unggahan video di akun TikTok pribadi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada Minggu (12/9/2025), memantik perhatian publik. Video tersebut menampilkan seorang warga bernama Beni Ramdani yang menyampaikan langsung kondisi memprihatinkan masyarakat di kawasan pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Dalam video itu, Beni mengungkapkan sejumlah persoalan mendesak yang dihadapi warga setempat. Mulai dari kesulitan distribusi bahan bakar, keterbatasan akses air bersih yang memaksa masyarakat mengonsumsi air asin, hingga kebutuhan listrik, sanitasi MCK, dan armada ambulans air.

“Assalamualaikum Bapak Aing, saya Beni Ramdani lagi di Muara Gembong. Suasananya memprihatinkan, masyarakatnya terisolir. Yang sangat dibutuhkan pertama bahan bakar sulit distribusi ke tempat ini, kedua air bersih. Mereka mengonsumsi air tawar rasa asin hingga hari ini. Kemudian listrik sampai sekarang masih minim, sanitasi MCK terbatas, dan warga juga butuh ambulans air,” ungkap Beni dalam video.

Menyikapi aduan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi merespons cepat. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Terima kasih buat Pak Beni atas masukannya. Kami akan memperhatikan apa yang disampaikan, karena itu memang problem krusial di Muara Gembong. Segera kami akan berkoordinasi dengan bupati, mengingat Kabupaten Bekasi memiliki kapasitas fiskal APBD yang cukup. Semoga kita bersama-sama bisa saling memberi informasi, koreksi, dan menyampaikan kekurangan pembangunan yang harus segera kami tindak lanjuti,” jawab Dedi.

Di akhir unggahan, Dedi juga menitipkan pesan kebersamaan.

“Salam untuk semuanya, mari berkarya untuk kepentingan bangsa,” pungkasnya.

Respon cepat Gubernur Dedi ini mendapat sorotan warganet, yang menilai sikap terbuka terhadap kritik dan laporan masyarakat sebagai langkah penting dalam mempercepat solusi persoalan di akar rumput, khususnya wilayah pesisir yang kerap terabaikan.