Sandiwartanews.com – Jakarta, 10 November 2025 – Suasana berbeda terasa di Gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Senin (10/11/2025). Di ruang Urprodok Subbidpaminal Bidpropam PMJ, pelayanan terhadap masyarakat tampak lebih terbuka, komunikatif, dan berlandaskan pendekatan humanis di ruang klarifikasi kepolisian.
bermula dari sebuah pengaduan warga melalui barcode pengaduan Bidpropam Polri pada 5 November 2025. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh jajaran Paminal Polda Metro Jaya, yang dalam hitungan hari menjadwalkan proses klarifikasi pada 10 November. Respons ini dinilai publik sebagai langkah maju dalam pelayanan kepolisian.
Dalam sesi klarifikasi, petugas Urprodok, Gatot, memberikan penjelasan dengan nada tenang dan menghargai pelapor.
“Nanti dikabari ya, Pak, kalau sudah ada tindak lanjut terkait pengaduan Bapak,”
ujar Gatot dengan sikap ramah yang mencerminkan profesionalisme.
Sikap pelayanan seperti ini menjadi angin segar di tengah sorotan publik terhadap citra aparat penegak hukum. Tak hanya menghadirkan keramahan, tetapi juga membuka ruang kepercayaan bahwa laporan masyarakat kini direspons dengan serius dan transparan.
Namun, sejumlah Masyarakat menilai bahwa ujian sejati pelayanan Polri bukan hanya pada keramahan di meja klarifikasi, tetapi pada tindak lanjut konkret terhadap setiap laporan. Pelayanan humanis menjadi awal yang baik, tetapi komitmen integritas baru terbukti ketika penyelesaian laporan dilakukan secara tuntas, terbuka, dan berkeadilan.
Kini publik Menanti aksi nyata Bidpropam Polda Metro Jaya.
Masyarakat berharap semangat pelayanan humanis ini bukan sekadar pencitraan sesaat, melainkan langkah awal menuju budaya pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keadilan.
Pertanyaannya kini menggantung di benak publik:
Apakah keramahan di ruang klarifikasi ini akan berkembang menjadi tindakan nyata dan hasil yang terlihat, atau hanya berhenti sebagai wacana di balik meja pelayanan?





