Sandiwartanews.com – Tabanan — Jajaran Polsek Selemadeg, Polres Tabanan, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan beribadah. Pada Minggu pagi (8/2/2026), aparat kepolisian melaksanakan pengamanan rutin kegiatan Ibadah Minggu umat Nasrani yang berlangsung di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan.
Pengamanan dilakukan di dua lokasi rumah ibadah, yakni Rumah Ibadah Tirta Urip yang berlokasi di Banjar Bajera Kaja dan Balai Pembinaan Iman (BPI) Gloria di Banjar Bajera Jero. Kegiatan pengamanan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 08.30 hingga 09.30 Wita, menyesuaikan dengan jadwal ibadah yang telah ditetapkan oleh masing-masing pengurus rumah ibadah.
Pelaksanaan pengamanan dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Selemadeg, Aiptu A. A. Agus Suarayudha. Sebanyak empat personel Polri diterjunkan dan dibagi secara proporsional di kedua titik ibadah guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Di Rumah Ibadah Tirta Urip, ibadah Minggu dipimpin oleh Pendeta Joko Manteus dan diikuti oleh sekitar 30 jemaat. Sementara itu, kegiatan ibadah di BPI Gloria dipimpin oleh Pendeta Palan Usat dengan jumlah jemaat sekitar 20 orang. Seluruh jemaat mengikuti ibadah dengan khusyuk dalam suasana yang tenang dan penuh toleransi.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, S.H., seizin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas rutin Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas ibadah merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh umat beragama.
“Pengamanan ini merupakan tugas rutin Polri sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat. Tujuannya untuk memastikan umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol I Made Subadi, Minggu (8/2/2026).
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pengamanan rumah ibadah tidak hanya dilakukan sebagai langkah pengamanan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di wilayah hukum Polsek Selemadeg. Menurutnya, keamanan merupakan faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan tanpa rasa khawatir.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Selemadeg melakukan sejumlah langkah pengamanan preventif. Di antaranya adalah penempatan anggota di sekitar area rumah ibadah, patroli terbatas di lingkungan sekitar, serta pengaturan arus lalu lintas di depan dan sekitar lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun potensi gangguan keamanan lainnya.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam pola pengamanan yang diterapkan. Personel kepolisian terlihat berinteraksi secara santun dengan jemaat maupun pengurus rumah ibadah. Kehadiran polisi tidak bersifat represif, melainkan lebih menonjolkan sikap ramah dan persuasif sehingga tidak mengganggu kekhusyukan jalannya ibadah.
Pengamanan kegiatan keagamaan, khususnya Ibadah Minggu umat Nasrani, merupakan agenda rutin Polsek Selemadeg yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang menjadi prioritas Polri di tingkat wilayah.
Dengan adanya pengamanan yang konsisten, Polsek Selemadeg berharap dapat mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa tenang, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga.
Selama pelaksanaan pengamanan Ibadah Minggu tersebut, situasi di kedua lokasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas, baik sebelum, selama, maupun setelah kegiatan ibadah berlangsung. Seluruh rangkaian ibadah dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa situasi keamanan di wilayah Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, relatif stabil dan terkendali. Peran aktif kepolisian bersama masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama pada kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Polsek Selemadeg juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan lintas agama. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada rumah ibadah umat Nasrani, tetapi juga pada seluruh kegiatan ibadah umat beragama lainnya sesuai dengan prinsip keadilan dan kesetaraan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman. Dengan terciptanya rasa aman dan nyaman, diharapkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Ibadah Minggu umat Nasrani di Desa Bajera pada Minggu berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat kesiapsiagaan jajaran Polsek Selemadeg. Polri memastikan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Tabanan.



