Sandiwartanews.com Ketapang – Bulan suci Ramadhan kembali menjadi ruang pengabdian sosial bagi jajaran Kepolisian. Dalam suasana penuh keberkahan, Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Ketapang di bawah naungan Polda Kalbar menggelar kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, Jumat (20/02/2026). Program ini tidak sekadar menghadirkan bantuan sembako, tetapi juga memperkuat jalinan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat di Kota Ketapang.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Binmas Polres Ketapang, IPTU Daulay. Bersama sejumlah personel, ia turun langsung ke beberapa titik strategis di wilayah perkotaan. Sasaran bantuan meliputi warga kurang mampu, pekerja harian, hingga pengendara yang melintas dan dinilai layak menerima bantuan. Sebanyak 20 paket sembako disalurkan sebagai bentuk kepedulian konkret di tengah bulan yang sarat nilai ibadah dan solidaritas sosial.

Menurut IPTU Daulay, Jumat Berkah merupakan agenda rutin yang terus dijalankan dan diintensifkan selama bulan Ramadhan. Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga waktu terbaik untuk menumbuhkan empati sosial.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyalurkan 20 paket sembako. Ramadhan adalah bulan penuh hikmah dan keberkahan. Kami ingin memanfaatkan momen ini untuk berbagi serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya (20/02/2026).

Lebih dari sekadar pembagian bantuan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Personel Binmas menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait suasana Ramadhan. Warga diajak untuk bersama-sama menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat pada momen tertentu, seperti menjelang waktu berbuka dan malam hari.

Imbauan kamtibmas tersebut mencakup ajakan untuk menghindari tindakan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan keresahan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap tindak kriminalitas, termasuk pencurian dan penipuan, yang sering memanfaatkan kelengahan warga di tengah aktivitas Ramadhan.

Respons masyarakat terhadap kegiatan Jumat Berkah ini terbilang positif. Sejumlah penerima bantuan mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pihak kepolisian. Salah seorang warga penerima sembako menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah peduli dan mau turun langsung ke masyarakat,” ungkapnya.

Bagi Polres Ketapang, kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui Satuan Binmas, Polri berupaya hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Pendekatan ini diyakini dapat membangun kepercayaan publik, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif secara berkelanjutan.

Di sisi lain, kegiatan sosial seperti Jumat Berkah juga mencerminkan pergeseran paradigma pelayanan kepolisian yang semakin menitikberatkan pada aspek preventif dan preemtif. Dengan membangun komunikasi yang baik dan hubungan emosional dengan warga, potensi konflik sosial maupun gangguan keamanan dapat diminimalisir sejak dini. Polri tidak menunggu terjadinya masalah, melainkan aktif hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan membantu.

Konteks Ramadhan memberikan nilai tambah tersendiri bagi kegiatan ini. Bulan suci dikenal sebagai waktu untuk memperbanyak amal, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kehadiran polisi dalam kegiatan sosial dinilai sejalan dengan nilai-nilai tersebut, sekaligus memperkuat citra institusi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ke depan, Polres Ketapang berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program serupa, baik di bulan Ramadhan maupun di waktu lainnya. Sinergi dengan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada kepercayaan dan kebersamaan.

Melalui Jumat Berkah, Polres Ketapang menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata soal aturan dan sanksi, melainkan juga tentang kehadiran negara yang peduli terhadap warganya. Di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang, langkah-langkah humanis seperti ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak terpisahkan dari nilai kemanusiaan.