Sandiwartanews.com – Boyolali – Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi sekaligus rapat koordinasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali di Ruang Bhara Merbabu Polres Boyolali, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Boyolali serta Kepala BPS Kabupaten Boyolali, Puguh Raharjo, S.ST., M.T., bersama timnya. Agenda utama dalam kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Boyolali.
Dalam kesempatan itu, BPS memaparkan rencana pelaksanaan sensus yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas sensus kepada masyarakat dan pelaku usaha guna memperoleh data yang akurat mengenai kondisi perekonomian di berbagai sektor.
Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting untuk menggambarkan struktur dan perkembangan ekonomi hingga tingkat daerah. Data yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Selain pemaparan tahapan sensus, BPS Kabupaten Boyolali juga mengharapkan dukungan dari Polres Boyolali dalam upaya sosialisasi kepada masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar dan mendapat partisipasi yang optimal.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Boyolali menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan tersebut akan dilakukan melalui penyampaian informasi dalam apel jam pimpinan serta sosialisasi kepada seluruh personel Polres Boyolali dan jajaran Polsek.
AKBP Indra Maulana Saputra menilai kolaborasi antarlembaga memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah. Menurutnya, data yang dihasilkan melalui sensus juga dapat menjadi referensi penting dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung berbagai agenda pemerintahan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan BPS perlu terus diperkuat, termasuk dalam mendukung kebutuhan data yang berkaitan dengan pengamanan wilayah serta persiapan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 di Kabupaten Boyolali.
Melalui koordinasi tersebut, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Boyolali dapat berjalan aman, tertib, dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan pembangunan di masa mendatang.












