Sandiwartanews.com – Kabupaten Bekasi – Pelaksana Harian (Plh.) Kapolres Metro Bekasi, KBP Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., memimpin apel pagi jam pimpinan yang diikuti seluruh personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polres Metro Bekasi di Lapangan Apel Polres Metro Bekasi, Selasa (7/7/2026).
Apel tersebut dihadiri para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel, serta ASN Polres Metro Bekasi. Dalam kesempatan itu, KBP Ikhlas Putro Wasono memperkenalkan diri sebagai Plh. Kapolres Metro Bekasi berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya selama Kombes Pol. Sumarni mengikuti pendidikan di Lemhannas.
Dalam arahannya, ia mengajak seluruh personel untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat soliditas, serta mempertahankan semangat kerja demi mendukung pelaksanaan tugas organisasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Plh. Kapolres juga mengingatkan agar setiap anggota melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan tanggung jawab. Menurutnya, kebersihan pribadi, kendaraan dinas, ruang kerja, hingga lingkungan markas komando merupakan bagian dari kedisiplinan yang harus dipelihara bersama.
“Apabila belum mampu memberikan prestasi, minimal jangan membuat pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi,” pesannya kepada seluruh peserta apel.
Selain itu, KBP Ikhlas menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, terutama dalam menerima laporan maupun menangani pengaduan. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menghindari praktik pelayanan yang bersifat transaksional.
Kepada jajaran Reserse Kriminal, ia meminta agar terus meningkatkan kinerja dalam mengungkap berbagai perkara sesuai tugas dan tanggung jawab. Sementara itu, para perwira diminta aktif turun ke lapangan pada setiap kejadian untuk melaksanakan pengendalian sekaligus pengawasan secara langsung.
Menanggapi beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan sosok bertopeng Joker dan dikaitkan dengan dugaan peredaran obat keras jenis tramadol, Plh. Kapolres menginstruksikan agar informasi tersebut ditindaklanjuti secara profesional. Jika ditemukan adanya unsur tindak pidana, pelaku harus diproses sesuai ketentuan. Namun apabila hanya merupakan konten semata, pembuatnya perlu dimintai klarifikasi agar tidak menimbulkan opini yang dapat merugikan institusi Polri.
Dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa, seluruh personel juga diminta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Di sisi lain, fungsi intelijen diharapkan mampu melakukan deteksi dini serta mitigasi terhadap potensi kerawanan sehingga langkah pengamanan dapat dipersiapkan secara maksimal.
Melalui apel pagi jam pimpinan tersebut, Plh. Kapolres Metro Bekasi berharap seluruh personel semakin disiplin, menjaga nama baik institusi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen Polri yang profesional dan berintegritas.












