Luwu — Sandiwartanews.com – Gelombang aspirasi masyarakat kembali menggema di Kabupaten Luwu. Organisasi Masyarakat (Ormas) Silu Raya bersama perwakilan mahasiswa dan elemen masyarakat lokal menyatakan akan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Luwu, Selasa (4/11/2025) pukul 10.30 WITA.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kekecewaan terhadap PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS), perusahaan yang dinilai mengabaikan komitmen dalam perjanjian Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Warga menilai perusahaan tambang itu belum menepati janji untuk memberikan kesejahteraan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Menanggapi desakan publik tersebut, DPRD Luwu telah mengeluarkan surat resmi pemanggilan kepada pihak perusahaan serta instansi pemerintah daerah yang terkait dengan sektor ketenagakerjaan untuk hadir dalam forum RDP tersebut.
Juru Bicara Ormas Silu Raya, Muhammad Bahrun, S.Sos, menegaskan komitmen pihaknya untuk turut memperjuangkan hak masyarakat Luwu, khususnya warga Kecamatan Bua, agar mendapat kesempatan kerja dan kesejahteraan yang layak dari keberadaan perusahaan besar di wilayah mereka.
“Insya Allah, kami dari Ormas Silu Raya akan berdiri bersama masyarakat dan rekan-rekan mahasiswa. Sebagai lembaga kontrol sosial, kami siap mengawal agar perusahaan tidak abai terhadap kewajibannya terhadap rakyat,” ujarnya.
Bahrun menambahkan, kehadiran Ormas Silu Raya bukan sekadar simbol dukungan, tetapi juga bentuk solidaritas nyata yang selaras dengan visi-misi organisasi, yakni memperjuangkan keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat daerah.
Sementara itu, Ketua DPP Silu Raya, Sumang, S.Ag, menyampaikan harapan agar hasil RDP nanti dapat menghasilkan keputusan konkret yang berpihak kepada masyarakat lokal.
“Kami berharap perjuangan masyarakat dan mahasiswa ini membuahkan hasil nyata. Putra-putri daerah harus mendapat kesempatan bekerja di perusahaan yang beroperasi di wilayahnya sendiri. Perusahaan juga perlu memahami kondisi serta aspirasi masyarakat Luwu,” tegasnya.
Sumang menutup pernyataannya dengan menyerukan agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persatuan dan kedamaian dalam menyampaikan aspirasi, sehingga perjuangan bersama ini dapat berjalan damai namun tetap tegas.





