Muarabungo – Sandiwartanews.com – Kondisi bangunan los Taman Mini di kawasan Pasar Atas, Muara Bungo, kini menjadi sorotan. Bangunan yang selama bertahun-tahun menjadi tempat berjualan sejumlah pedagang itu dinyatakan tidak layak huni dan membahayakan keselamatan.
Menyikapi situasi tersebut, Nanang, Kepala UPTD Pasar Muara Bungo, mengambil langkah cepat dengan memindahkan seluruh pedagang ke kios-kios lama yang sudah lama terbengkalai.
“Kami melihat kondisi los Taman Mini sudah sangat memprihatinkan. Demi keselamatan bersama, pedagang akan kami tempatkan sementara di kios lama yang sudah lama kosong, sambil menunggu perbaikan dilakukan,” ujar Nanang, Sabtu (1/11/2025).
Langkah ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali aset lama yang selama ini tidak dimanfaatkan. Kios-kios tersebut diketahui tidak aktif selama puluhan tahun, tanpa kegiatan perdagangan, sehingga menyebabkan potensi kerugian negara mencapai Rp14 miliar.
“Kios-kios di area Pasar Atas sebenarnya masih tercatat sebagai aset pemerintah daerah. Namun karena tidak digunakan bertahun-tahun, potensi pendapatan dari retribusi maupun sewa hilang. Berdasarkan perhitungan, kerugian negara ditaksir mencapai sekitar 14 miliar rupiah,” ungkap Nanang.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari rencana besar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bungo untuk melakukan penataan ulang kawasan Pasar Atas, agar kawasan tersebut kembali hidup dan tertata rapi.
Nanang menegaskan, pihaknya akan mengawasi ketat pemanfaatan kios baru, dan meminta para pedagang untuk tidak menyewakan, mengontrakkan, apalagi memperjualbelikan kios yang merupakan aset pemerintah.
“Kami harap tidak ada lagi pedagang yang memperjualbelikan atau menyewakan kios demi keuntungan pribadi. Semua ini demi kepentingan bersama dan menjaga aset daerah,” tegasnya.
Dengan langkah penataan ulang ini, pemerintah berharap aktivitas perdagangan di Pasar Atas Muara Bungo kembali bergairah, sekaligus menekan potensi kerugian daerah akibat aset yang terbengkalai.





