Serang — Sandiwartanews.com – Suasana Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang mendadak riuh ketika Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko tiba di lokasi, Minggu (30/11/2025) siang. Ratusan pemancing yang sudah menempati titik-titik favorit sejak pagi langsung menyambutnya dengan antusias.
Kedatangan Kapolres kembali menghadirkan momentum baru bagi para pemancing. Dalam beberapa pekan terakhir, penebaran ikan dilakukan secara berkelanjutan, dan hal itu disebut warga memberi manfaat besar bagi hobi memancing sekaligus perekonomian mikro di sekitar kawasan danau.
Pada agenda kali ini, Kapolres menurunkan 1.000 ekor indukan lele Sangkuriang berbobot 2–4 kilogram per ekor, serta 2 kwintal ikan bawal dengan ukuran dua ekor per kilogram. Penebaran dilakukan langsung dari tepi danau dan disaksikan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap program swasembada pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Silakan ikan yang diturunkan dipancing, tetapi jangan ada yang berbuat curang. Kita jaga bersama kelestarian danau dan ekosistemnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa indukan lele yang ditebar dapat dibawa pulang untuk dibudidayakan oleh warga. “Indukan ini bukan hanya untuk dikonsumsi, tetapi bisa dikembangkan di rumah. Semoga menjadi tambahan ekonomi bagi warga,” tambahnya.
Respons positif datang dari para pemancing. Mereka menyatakan siap menjaga ekosistem danau, termasuk melarang praktik penangkapan ikan dengan alat yang merusak.
“Kami akan saling mengingatkan. Kalau ada yang coba-coba pakai setrum atau jaring, pasti ditegur,” kata Suryana, pemancing asal Cisait Muncang, Kragilan.
Warga lainnya, Andri, menilai kegiatan penebaran ikan membawa dampak ekonomi nyata. “Kalau Kapolres datang, pengunjung ramai. Pedagang minuman dan makanan juga ikut terbantu,” ujarnya.
Sebagian warga bahkan berharap kegiatan ini terus dilakukan secara berkala. “Kalau bisa setiap pekan ada penurunan ikan. Ini hiburan dan rezeki bagi kami,” kata Hendri, salah satu pemancing.
Sebelumnya, dalam rentang dua pekan, Kapolres telah melakukan beberapa tahap penebaran ikan. Pada Jumat (21/11/2025), sebanyak 500 ekor indukan lele Sangkuriang dilepas ke danau. Kemudian Sabtu (29/11/2025), 2.000 ekor ikan nila merah turut ditebar. Konsistensi ini dinilai warga mampu menjaga populasi ikan sekaligus menjadi ruang interaksi positif antara Polri dan masyarakat.





