Serang – Sandiwartanews.com – Suasana Danau Puspemkab Serang pada Sabtu (29/11/2025) berubah semarak. Puluhan pemancing yang memadati area tepi danau tampak antusias ketika Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, kembali melakukan penebaran ikan sebagai bagian dari program ketahanan pangan Polres Serang. Sebanyak 2.000 ekor ikan nila merah berukuran 2–3 ekor per kilogram dilepas langsung ke danau tersebut.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari program budidaya ikan berbasis bioflok yang selama ini dikembangkan Polres Serang di halaman rumah dinas Kapolres. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka ruang interaksi positif bagi masyarakat.
Kapolres Condro Sasongko menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar penebaran ikan, tetapi juga upaya menghadirkan ruang rekreasi murah dan mudah diakses oleh warga.
“Silakan dimanfaatkan. Ikan ini boleh untuk konsumsi keluarga, atau jika memungkinkan bisa dibudidayakan kembali di rumah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar tetap menjaga kelestarian danau dengan tidak menggunakan metode penangkapan merusak.
“Jangan dijaring atau disetrum. Kita ingin danau ini tetap lestari, supaya aktivitas memancing bisa terus berjalan,” tambahnya.
Menurut Kapolres, Danau Puspemkab Serang memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang bisa dihidupkan melalui kegiatan berbasis lingkungan. Penebaran ikan menjadi salah satu langkah nyata untuk mengoptimalkan pemanfaatan danau tersebut bagi kegiatan masyarakat.
“Dengan kolaborasi bersama warga, kami berharap keberlanjutan lingkungan tetap terjaga dan program ketahanan pangan Polres Serang bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.
Reaksi positif langsung terlihat dari masyarakat yang hadir. Anak-anak, orang dewasa hingga ibu rumah tangga tampak bersemangat melemparkan kail sesaat setelah ikan ditebar dari kendaraan bak terbuka.
Rudi (42), salah satu warga yang ikut memancing, menilai kegiatan ini sangat membantu.
“Alhamdulillah, selain jadi hiburan, mudah-mudahan ada rezeki dari hasil mancing. Terima kasih kepada bapak Kapolres,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Titin Supriyati (37), warga sekitar Puspemkab Serang yang juga berjualan di area danau. Menurutnya, Kapolres Serang sudah beberapa kali melakukan kegiatan serupa.
“Belum ada yang rutin seperti ini kecuali bapak Kapolres. Kami terbantu kalau dapat ikan untuk dimasak. Kegiatan begini sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan meningkatnya aktivitas pemancing sesaat setelah ribuan ikan nila masuk ke danau. Mereka berharap momen penebaran ikan ini membawa keberuntungan, terlebih setelah beberapa waktu menunggu kegiatan serupa kembali digelar.
Sebelumnya, pada Jumat (21/11/2025), Kapolres Serang juga menurunkan 500 kilogram ikan lele berukuran 2–4 ekor per kilogram. Ikan-ikan tersebut merupakan hasil budidaya bioflok dalam program ketahanan pangan yang sama.
Program penebaran ikan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi wadah interaksi antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat langsung.





