SerangSandiwartanews.com – Aksi unjuk rasa buruh yang digelar Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang, Kamis (27/11/2025), menghadirkan momen tidak biasa. Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko memilih turun langsung ke lapangan dan bahkan berdiri di atas mobil komando buruh selama perjalanan panjang sekitar 25 kilometer dari Kawasan Industri Modern Cikande menuju Pendopo Bupati Serang.

Langkah ini bukan sekadar simbol kehadiran polisi di tengah massa, tetapi bentuk komitmen Kapolres untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas. Sepanjang rute, AKBP Condro aktif berkomunikasi dengan koordinator lapangan sambil memantau dinamika massa di bawah terik matahari.

Ratusan buruh yang ikut serta membawa tiga tuntutan utama, termasuk permintaan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Serang sebesar 12 persen untuk tahun 2026. Mereka juga menagih respons pemerintah daerah terkait aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan dalam forum audiensi.

Sepanjang perjalanan, rombongan buruh bergerak tertib dengan pengawalan berlapis. Polisi menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan untuk memastikan arus kendaraan tetap mengalir. Sejumlah ruas jalan yang dilintasi massa dipantau secara ketat untuk mencegah gangguan mobilitas masyarakat.

Dalam upaya pengamanan ini Polres Serang menerjunkan total 359 personel terdiri dari:

  • 219 personel Polres Serang
  • 30 personel BKO TNI
  • 50 personel BKO Sat Brimob Polda Banten
  • 50 personel BKO Dit Samapta Polda Banten
  • 10 personel Unit Raicet Dit Lantas Polda Banten

Pasukan ditempatkan di simpul-simpul strategis, sementara pengawalan ketat dilakukan pada mobil komando dan iring-iringan massa.

Kapolres memastikan bahwa tugas kepolisian dalam aksi publik adalah memberi pelayanan dan menjamin keselamatan seluruh pihak. Dengan naik ke mobil komando, ia ingin memastikan komunikasi tetap terbuka.

“Kami ikut langsung mengawal dari atas mobil komando agar komunikasi dengan massa tetap terjaga. Tujuannya sederhana, supaya aksi berjalan tertib, tidak mengganggu pengguna jalan lain, dan semua peserta tetap aman sampai selesai,” ujar Kapolres.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para buruh atas sikap kooperatif selama aksi berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan buruh yang menjaga ketertiban. Silakan sampaikan aspirasi, dan tugas kami memastikan semua berjalan aman,” tambahnya.

Setibanya di Pendopo Bupati Serang, orasi dilakukan secara bergantian oleh perwakilan buruh. Aksi berlangsung kondusif hingga selesai, dengan pengamanan penuh di area sekitar pendopo.