Sandiwartanews.com – Serang — Kepolisian Daerah Banten menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi arus lalu lintas menuju kawasan penyeberangan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, berdasarkan hasil pemantauan lapangan pada Jumat (6/3/2026). Hingga Jumat petang, arus kendaraan menuju pelabuhan yang menjadi jalur utama penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera itu terpantau relatif landai dan terkendali.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten, Maruli Ahiles Hutapea, dalam keterangannya kepada media. Ia menjelaskan bahwa hasil monitoring petugas di lapangan menunjukkan belum terjadi lonjakan signifikan kendaraan yang menuju area pelabuhan.
Menurut Maruli, situasi lalu lintas pada Jumat sekitar pukul 18.00 WIB masih dalam kondisi lancar. Kendaraan yang datang dari arah jalan tol maupun jalur arteri dapat langsung memasuki kawasan pelabuhan tanpa mengalami antrean panjang ataupun kepadatan berarti.
“Situasi arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak terpantau lancar pada pukul 18.00 WIB. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi lalu lintas dari pintu Tol Merak menuju kawasan pelabuhan masih terkendali dan tidak terjadi kemacetan. Kendaraan yang melintas dapat langsung masuk ke area pelabuhan,” ujar Maruli (6/3/2026).
Sebagai salah satu gerbang utama mobilitas masyarakat antar pulau, Pelabuhan Merak memiliki peran strategis dalam sistem transportasi nasional, khususnya untuk penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung.
Karena itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas menuju kawasan tersebut. Pemantauan dilakukan melalui patroli di lapangan, pengawasan di titik-titik rawan kepadatan, serta penggunaan teknologi kamera pemantau lalu lintas.
Dalam kondisi normal, arus kendaraan menuju pelabuhan cenderung stabil. Namun pada periode tertentu seperti musim mudik, akhir pekan panjang, maupun libur nasional, volume kendaraan biasanya meningkat secara signifikan.
Oleh karena itu, pihak kepolisian terus memantau perkembangan situasi agar dapat mengambil langkah pengaturan lalu lintas apabila terjadi peningkatan arus kendaraan.
Menurut Maruli, hingga saat ini belum terlihat adanya penumpukan kendaraan yang mengarah ke kawasan pelabuhan. Hal ini menunjukkan aktivitas penyeberangan masih berjalan dalam kondisi yang relatif normal.
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan yang datang dari arah Tol Tangerang–Merak maupun jalur arteri dapat langsung mengakses pintu masuk pelabuhan tanpa harus menunggu lama. Arus kendaraan di sekitar gerbang pelabuhan juga masih dapat bergerak dengan kecepatan normal.
Kondisi tersebut menunjukkan sistem pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan masih berjalan efektif. Petugas kepolisian, petugas pelabuhan, serta pihak operator penyeberangan tetap bersiaga untuk mengantisipasi perubahan situasi yang mungkin terjadi.
Selain itu, koordinasi antara aparat kepolisian dengan pengelola pelabuhan juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran proses masuk kendaraan ke area pelabuhan hingga ke dermaga penyeberangan.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli juga mengingatkan para pengguna jasa penyeberangan agar tetap mematuhi arahan petugas yang bertugas di lapangan. Kepatuhan terhadap aturan dan prosedur yang berlaku dinilai penting untuk menjaga ketertiban serta kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.
“Kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta memastikan telah memiliki tiket sebelum memasuki kawasan pelabuhan,” kata Maruli.
Ia menegaskan bahwa kepemilikan tiket sebelum memasuki area pelabuhan menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi potensi antrean kendaraan. Dengan sistem tiket yang sudah dipersiapkan lebih awal, proses masuk kendaraan ke kawasan pelabuhan dapat berlangsung lebih cepat dan tertib.
Selain itu, pengguna jasa juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan menuju pelabuhan.
Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memantau kondisi lalu lintas menuju pelabuhan, pihak kepolisian juga menginformasikan bahwa publik dapat melihat situasi arus kendaraan secara langsung melalui sistem kamera pemantau https://camera.margamandala.co.id/ yang tersedia secara daring.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas terkini sebelum memulai perjalanan menuju pelabuhan. Informasi tersebut diharapkan membantu pengguna jasa dalam merencanakan waktu keberangkatan agar terhindar dari potensi kepadatan.
Akses pemantauan lalu lintas secara langsung dapat dilakukan melalui laman resmi kamera pemantau lalu lintas yang tersedia di jaringan pengelola jalan tol.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya transparansi informasi kepada masyarakat sekaligus membantu pengendara memperoleh gambaran kondisi jalan secara real-time.
Polda Banten juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya di jalur menuju pelabuhan penyeberangan yang memiliki peran vital dalam mobilitas masyarakat.
Kelancaran arus kendaraan tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas di lapangan, tetapi juga pada kesadaran para pengguna jalan dalam mematuhi aturan serta menjaga disiplin selama perjalanan.
Dalam konteks perjalanan mudik maupun mobilitas lintas pulau, kerja sama antara masyarakat, aparat kepolisian, pengelola jalan tol, serta operator pelabuhan menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Melalui sinergi dan kerja sama semua pihak, kita berharap perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” ujar Maruli.
Polda Banten pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Dengan kondisi arus lalu lintas yang masih terkendali hingga Jumat petang, diharapkan aktivitas penyeberangan melalui Pelabuhan Merak dapat terus berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kita semua berharap perjalanan masyarakat berlangsung aman dan tertib. Mari kita ciptakan mudik yang aman sehingga keluarga dapat berkumpul dengan bahagia,” tutupnya.
Ajakan tersebut sekaligus menegaskan komitmen aparat kepolisian untuk terus menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memastikan keamanan perjalanan masyarakat menuju pelabuhan penyeberangan.






