Jakarta Sandiwartanews.com – Kota Tangerang Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah Kota Tangsel resmi meraih predikat Terbaik (Peringkat Pertama) dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025 untuk wilayah Jawa–Bali.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, 28 November 2025, dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta sejumlah menteri lainnya. Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, hadir menerima penghargaan tersebut secara langsung.

Benyamin menekankan bahwa capaian ini merupakan buah dari konsistensi Pemkot Tangsel dalam mengembangkan ekosistem digital yang terukur, efisien, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Penghargaan TP2DD ini bukti bahwa transformasi digital yang kami jalankan benar-benar memberi manfaat. Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar layanan publik makin cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Benyamin.

Tangsel dinilai menonjol dalam transformasi digital daerah berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap proses, output, hingga outcome.
Capaian itu meliputi:

  • Konsistensi pelaksanaan High Level Meeting TP2DD
  • Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah
  • Implementasi menyeluruh transaksi non-tunai pada layanan pemerintahan

Dalam dua tahun terakhir, Tangsel mencatat deretan kemajuan signifikan. Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) mencapai 98,3, menjadikannya salah satu yang tertinggi secara nasional.
Sementara Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) naik menjadi 3,48, menandai kemajuan penerapan layanan berbasis teknologi di berbagai sektor.

Pemkot Tangsel juga telah merealisasikan 100 persen transaksi non-tunai untuk seluruh penerimaan pajak daerah, retribusi, hingga belanja daerah sejak 2024.

Pendapatan Naik Kemandirian Fiskal Menguat

Transformasi digital turut memberikan dampak nyata pada peningkatan pendapatan daerah.
Data mencatat, penerimaan pajak daerah melonjak dari Rp1,91 triliun pada 2023 menjadi Rp2,09 triliun pada 2024.

  • Peningkatan tersebut didorong oleh:
  • Penggunaan kanal pembayaran digital yang semakin luas
  • Kolaborasi intensif dengan Bank Pembangunan Daerah
  • Pemutakhiran data perpajakan secara berkelanjutan

Benyamin menegaskan bahwa digitalisasi fiskal membuka ruang lebih besar bagi efisiensi dan kemandirian daerah.

“Dengan seluruh penerimaan dan retribusi yang sudah 100 persen non-tunai serta pendapatan yang meningkat, Tangsel makin siap menuju tata kelola modern berbasis data dan teknologi,” ujarnya.

Roadmap 2025–2029 Menata Lompatan Digital Berikutnya

Pemkot Tangsel telah menyiapkan Roadmap ETPD 2025–2029 untuk memastikan transformasi digital terus berkembang secara sistematis.
Roadmap tersebut mencakup:

  • Integrasi data perpajakan
  • Perluasan kanal pembayaran digital
  • Penguatan infrastruktur teknologi
  • Pengembangan layanan publik berbasis digital secara menyeluruh

Benyamin menegaskan komitmennya bahwa digitalisasi akan menjadi pondasi kuat pemerintahan Tangsel ke depan.

“Penghargaan ini bukan akhir perjalanan. Justru menjadi energi baru agar kami terus menghadirkan layanan publik yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.