Sandiwartanews.com – KUNINGAN – Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, pada Senin (25/8) pukul 07.30 WIB di Halaman Kantor Setda Kuningan, Kompleks KIC, bersamaan dengan apel pagi.

Dalam amanatnya, Bupati Dian menegaskan bahwa jabatan bukanlah sarana untuk dimuliakan, melainkan wadah untuk memuliakan orang lain.
“Seorang pemimpin sejati adalah yang melayani rakyatnya, bukan untuk dilayani. Dengan ketulusan, pemimpin akan menjadi rahmat, namun bila angkuh hanya akan menjadi beban. Kerendahan hati adalah kunci utama,” ucap Bupati.

4 PR Utama Pj Sekda

Bupati menekankan empat pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera ditangani Pj Sekda

1. Penyehatan APBD – memperbaiki tata kelola keuangan daerah, menyelesaikan tunda bayar, serta mencegah potensi gagal bayar.

2. Pengelolaan SDM Aparatur – menempatkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan bekerja dengan rendah hati.

3. Penanganan Sampah – menjawab isu krusial terkait sampah meski keterbatasan anggaran.

4. Peningkatan Infrastruktur – memperbaiki 117 ruas jalan sebagai kado Hari Jadi Kabupaten Kuningan, dengan kick off perbaikan dijadwalkan September mendatang.

 

“Pak Wahyu saya tugaskan bersinergi dengan seluruh jajaran agar prioritas ini dapat dituntaskan. Insya Allah dengan hati dan profesionalitas, semuanya bisa terselesaikan,” ujar Bupati Dian.

Komitmen Pj Sekda

Usai dilantik, Pj Sekda Wahyu Hidayah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya menyadari tugas yang diamanahkan, insya Allah akan saya laksanakan sebaik mungkin untuk menunjang kinerja Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati demi Kuningan,” ucapnya.

Wahyu menegaskan akan segera menindaklanjuti arahan Bupati, mulai dari sektor keuangan, SDM, infrastruktur hingga penanganan sampah. Meski memegang jabatan baru, ia tetap menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan).
“Saya akan membagi waktu secara proporsional agar kedua amanah ini berjalan optimal,” tambahnya.