Sandiwartanews.com – KUNINGAN, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat Tahun 2025 resmi dimulai dengan penuh semangat. Kabupaten Kuningan pun tidak ketinggalan untuk mengirimkan kontingen terbaiknya. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., secara simbolis melepas rombongan atlet, pelatih, dan official yang akan berlaga dalam ajang tersebut. Acara berlangsung meriah pada Rabu (10/9/2025) di Lapang Upacara Setda Kabupaten Kuningan, disaksikan ratusan undangan dan tamu penting.
Suasana Apel Pelepasan Penuh Semangat dan Kebersamaan
Acara pelepasan kontingen POPDA XIV Jawa Barat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Penjabat Sekda beserta Ketua Dharma Wanita, Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala Disporapar, Ketua KONI, Ketua BAPOPSI, para kepala SKPD, camat, hingga jajaran pelatih dan official. Tidak ketinggalan, para atlet yang mengenakan seragam olahraga serba biru tampak berbaris rapi dengan wajah penuh antusiasme.
Suasana semakin hidup ketika Bupati Dian membuka sambutannya dengan sapaan hangat dan salam olahraga yang disambut riuh tepuk tangan peserta. “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera. Sampurasun! Rampes! Salam olahraga… Jaya! Jaya! Jaya!” serunya. Teriakan itu sontak menyalakan energi positif di lapangan upacara, menandai dimulainya perjalanan kontingen Kuningan menuju arena kompetisi tingkat provinsi.
179 Personel Siap Berlaga
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan melaporkan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 179 personel. Dari jumlah tersebut, 128 adalah atlet, 31 pelatih, dan 20 official. Mereka akan berkompetisi di 14 cabang olahraga, yakni atletik, bola basket, bulu tangkis, karate, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, serta tinju.
Sementara itu, POPDA XIV Jawa Barat 2025 sendiri akan digelar di Kota Bandung pada 14–29 September mendatang, mempertandingkan total 25 cabang olahraga. Ajang ini menjadi wadah penting untuk mengasah prestasi para atlet pelajar, sekaligus sarana pencarian bibit unggul yang kelak bisa mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional.
Pesan Bupati Sportivitas Lebih Utama dari Sekadar Piala
Bupati Dian dalam sambutannya menekankan bahwa prestasi olahraga tidak hanya diukur dari perolehan medali. Lebih dari itu, olahraga adalah cermin pembentukan karakter, sikap, dan nilai-nilai sportivitas.
“Olahraga mencerminkan semangat perjuangan. Kemenangan bukan hanya mengangkat trofi, tetapi juga ketika kita mampu menumbuhkan jiwa sportivitas, menghormati lawan, menghargai kawan, dan menerima hasil dengan lapang dada. Itu kemenangan terbesar,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari para atlet dan pelatih yang hadir. Mereka merasa mendapat motivasi tambahan, bukan hanya untuk mengejar medali, tetapi juga untuk menjaga sikap sportif sepanjang pertandingan.
Target 10 Besar Tantangan Realistis untuk Kuningan
Menilik catatan pada POPDA 2023 lalu, Kabupaten Kuningan berhasil menempati peringkat ke-13 dari 27 kabupaten/kota peserta. Tahun ini, Bupati Dian memasang target masuk 10 besar Jawa Barat. Menurutnya, target itu realistis sekaligus menjadi pemacu semangat seluruh tim.
“Kalau tahun kemarin kita di posisi ke-13, saya kira tidak berlebihan jika sekarang targetnya 10 besar. Harus ada target, supaya kita lebih termotivasi,” ujarnya.
Target ini pun disambut optimis oleh Ketua KONI Kabupaten Kuningan. Ia menilai, dengan persiapan yang lebih matang, serta dukungan penuh pemerintah daerah, peluang menembus 10 besar sangat terbuka lebar.
Perhatian Serius pada Fasilitas Atlet
Tidak hanya soal prestasi, Bupati Dian juga menyoroti pentingnya memperhatikan kebutuhan dasar para atlet. Mulai dari kenyamanan penginapan, asupan makanan bergizi, hingga vitamin dan kesehatan mental atlet. Menurutnya, faktor non-teknis ini justru sering menjadi penentu performa di lapangan.
“Jangan sampai ada keluhan. Tempat penginapan tidak usah mewah, tapi harus nyaman. Makanan harus bergizi. Jangan sampai atlet hanya diberi nasi sama tahu atau seblak menjelang pertandingan,” ucapnya dengan nada berkelakar.
Pernyataan ini mengundang tawa sekaligus tepuk tangan dari hadirin, namun pesan serius yang terkandung di dalamnya jelas: kesejahteraan atlet adalah prioritas utama.
Momentum HAORNAS ke-42 Jadi Spirit Tambahan
Pelepasan kontingen POPDA ini bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 yang jatuh pada 9 September 2025. Bagi Bupati, momen ini sangat istimewa. Ia menilai HAORNAS bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga pengingat bahwa olahraga adalah bagian dari pembangunan karakter bangsa.
“Olahraga bukan hanya soal fisik. Ia adalah tentang mental, disiplin, kebersamaan, dan ketangguhan. Kalau kita mampu menjaga semangat itu, insyaAllah prestasi akan mengikuti,” ujarnya penuh keyakinan.
Pesan Penutup Jaga Nama Baik Kuningan
Menutup sambutannya, Bupati Dian memberikan pesan khusus kepada para atlet agar selalu menjaga disiplin, menaati instruksi pelatih, dan menjaga nama baik daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan adalah putra-putri pilihan hasil seleksi ketat.
“Kalian membawa bendera kebesaran Kabupaten Kuningan. Jaga sikap, jaga disiplin, dan tampilkan kemampuan terbaik dengan jiwa sportivitas,” pesannya.
Bupati pun menutup dengan semangat khas Kuningan: “Prung geura tarung, jaga diri, jaga harga diri Kuningan. Kuningan tandang makalangan, Kuningan melesat ngambah jomantara dina POPDA XIV Jawa Barat 2025. Selamat bertanding, selamat berjuang. Semoga Allah SWT meridhoi ikhtiar kita.”
Seruan “Salam olahraga… Jaya! Jaya! Jaya!” yang menggema di lapangan menjadi tanda bahwa semangat kontingen Kuningan telah menyala, siap berlaga membawa nama baik daerah di kancah Jawa Barat.





