Sebuah dokumentasi visual bersejarah yang merekam perjalanan jamaah haji asal Nusantara pada tahun 1928 kembali menarik perhatian publik. Film berjudul “Pelgrims naar Mekka” tersebut menampilkan potret perjalanan spiritual umat Islam dari Hindia Belanda menuju Tanah Suci di tengah situasi kolonial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dokumentasi ini memperlihatkan keberangkatan jamaah dari sejumlah pelabuhan utama, seperti Tandjung Priok, Belawan, dan Surabaya. Para jamaah melakukan perjalanan laut menggunakan kapal uap menuju Jeddah, sebelum melanjutkan ke Makkah dan Madinah. Perjalanan tersebut menempuh waktu panjang dan penuh tantangan, mencerminkan kondisi ibadah haji pada masa sebelum adanya transportasi modern.

Film ini disutradarai oleh J.C. Krüger (Johannes Cornelis Krüger), seorang sineas Belanda dari perusahaan Haghe Film yang berbasis di Den Haag. Produksi film dilakukan atas permintaan Koloniaal Instituut Amsterdam, yang kini dikenal sebagai Tropenmuseum. Saat ini, arsip film tersebut disimpan dan menjadi bagian dari koleksi resmi EYE Filmmuseum di Amsterdam.

Dalam dokumentasi tersebut, terekam berbagai tahapan perjalanan haji pada akhir dekade 1920-an. Mulai dari proses keberangkatan jamaah di Hindia Belanda, masa karantina, kehidupan di atas kapal laut, hingga kedatangan di Jeddah dan aktivitas di Tanah Suci. Visual yang ditampilkan juga memperlihatkan kondisi Makkah dan Madinah pada masa itu, termasuk jamaah Nusantara yang mengenakan pakaian ihram.

Selain sebagai dokumentasi perjalanan ibadah, film ini juga memuat konteks sosial dan politik pada masa kolonial.  film tersebut diproduksi dalam kerangka kepentingan kolonial Belanda, sehingga tidak terlepas dari sudut pandang dan narasi yang berkembang pada masa itu. Meski demikian, dokumenter ini kini dipandang sebagai salah satu sumber arsip visual penting yang menggambarkan sejarah perjalanan haji umat Islam dari Indonesia hampir seabad lalu.

Kurasi, restorasi, dan penyajian ulang dokumenter ini dilakukan oleh Failure Channel, yang menghadirkan kembali film tersebut kepada publik sebagai bagian dari upaya pengenalan sejarah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Full Image Dokumentasi  “Haji 1928” Ungkap Rekaman Langka Perjalanan Jamaah Nusantara di Era Kolonial

Dokumenter ini memuat sejumlah elemen penting, antara lain rekaman asli perjalanan jamaah haji Hindia Belanda tahun 1928, suasana pelabuhan keberangkatan, kondisi perjalanan laut menuju Laut Merah, hingga gambaran aktivitas jamaah di Makkah dan Madinah pada masa lampau.

Disclaimer: Dokumentasi ini merupakan arsip visual yang diproduksi pada masa kolonial Belanda dan merepresentasikan sudut pandang pembuatnya pada waktu tersebut. Beberapa bagian dalam film dimungkinkan mengandung bias atau penggambaran yang tidak sepenuhnya sejalan dengan perspektif masa kini. Arsip ini dipertahankan dalam bentuk aslinya untuk kepentingan dokumentasi sejarah dan penelitian. Penayangan ulang dilakukan sebagai upaya edukasi dan pemahaman sejarah, bukan untuk membenarkan atau memuliakan praktik kolonialisme.

dokumentasi tersebut menjadi pengingat akan perjalanan panjang dan penuh tantangan yang pernah ditempuh jamaah haji Nusantara, sekaligus membuka ruang refleksi atas dinamika sejarah, keagamaan, dan sosial pada masa lalu.