Sandiwartanews.com – Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya kembali menunjukkan peran sosialnya melalui kegiatan bakti kesehatan dan pemberian tali asih kepada masyarakat pesisir. Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya, AKBP Mustofa, S.I.K., M.H., dan dilaksanakan di wilayah pesisir Cilincing, Jakarta Utara, Jumat(23/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu berlangsung di kediaman seorang warga pesisir bernama Suhaendi (70), yang beralamat di Jalan Rekreasi RT 12 RW 04, Kelurahan Cilincing. Dalam kegiatan tersebut, Polairud Polda Metro Jaya menyerahkan bantuan berupa kursi roda serta tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan dan sosial warga yang membutuhkan.
Suhaendi diketahui merupakan warga pesisir yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan swasta dengan penghasilan sekitar Rp50 ribu per hari. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia mengalami keterbatasan aktivitas akibat penyakit stroke menahun yang dideritanya. Kondisi kesehatan tersebut berdampak langsung pada kemampuan ekonomi serta mobilitasnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya, AKBP Mustofa, mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan dan pemberian bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup peran sosial dan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kepedulian,” ujar AKBP Mustofa di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, bantuan kursi roda yang diserahkan diharapkan dapat membantu Suhaendi dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya. Menurutnya, keterbatasan fisik yang dialami warga lanjut usia sering kali menjadi tantangan besar, terutama bagi masyarakat pesisir dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Suhaendi dan keluarganya. Semoga kursi roda ini dapat menunjang aktivitas beliau sehari-hari dan memberikan manfaat nyata,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan personel Ditpolairud Polda Metro Jaya. Hadir di antaranya AKBP M. Helmi Wibowo, S.S.T., S.H., M.H., selaku Kasubdit Patroli Ditpolairud PMJ, AKP Ketut Suastika, S.H., M.H., selaku Kasi Patwal Air, Ipda Syamsul Bahri, S.H., serta jajaran anggota Markas Unit Patroli Cilincing.
Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan dukungan penuh institusi terhadap kegiatan sosial di wilayah pesisir.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan pendekatan humanis kepada keluarga penerima bantuan serta dialog singkat dengan warga sekitar. Polairud Polda Metro Jaya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengar langsung kondisi sosial dan kesehatan masyarakat pesisir, khususnya yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurut AKBP Mustofa, wilayah pesisir memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Masyarakat pesisir kerap menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan, kondisi ekonomi yang rentan, serta risiko kesehatan akibat faktor usia dan lingkungan. Oleh karena itu, kepolisian melalui Ditpolairud berupaya hadir tidak hanya dalam konteks pengamanan perairan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami memahami bahwa masyarakat pesisir memiliki tantangan yang tidak ringan. Karena itu, Polairud berupaya hadir sebagai mitra masyarakat, tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga memberikan dukungan sosial,” jelasnya.
Pemberian tali asih dan bakti kesehatan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari program kepedulian sosial Ditpolairud Polda Metro Jaya yang secara berkala dilaksanakan di berbagai wilayah pesisir. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik.
Sementara itu, keluarga Suhaendi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Polairud Polda Metro Jaya. Bantuan kursi roda tersebut dinilai sangat membantu, mengingat selama ini Suhaendi mengalami keterbatasan dalam beraktivitas akibat kondisi kesehatannya.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Kursi roda ini sangat bermanfaat bagi orang tua kami untuk beraktivitas sehari-hari,” ujar salah satu anggota keluarga Suhaendi.
Polairud Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari implementasi tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan empati, kepolisian berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian lebih.
Kegiatan bakti kesehatan dan pemberian tali asih tersebut juga menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial. Polairud Polda Metro Jaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga pesisir yang membutuhkan bantuan.
Melalui kegiatan ini, Polairud Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, tetapi juga dalam memberikan dukungan sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Kepolisian berharap langkah-langkah humanis seperti ini dapat memperkuat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa saling percaya di tengah kehidupan sosial.




