Sandiwartanews.com – Tanggerang – Kesiapan fisik dan mental personel menjadi salah satu kunci keberhasilan operasi kepolisian. Atas dasar itu, Satuan Tugas Bantuan Operasi (Satgas Banops) dalam Operasi Pekat Maung 2026 yang digelar oleh Polresta Tangerang melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh personel yang terlibat langsung di lapangan.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif dan manajemen sumber daya manusia guna memastikan setiap anggota berada dalam kondisi prima selama pelaksanaan operasi. Operasi Pekat Maung 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat di tingkat wilayah yang difokuskan pada penanggulangan penyakit masyarakat (pekat), termasuk potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan warga.
Operasi tersebut berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 15 hingga 26 Februari 2026, dan dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polresta Tangerang. Selama periode tersebut, personel dituntut untuk bekerja dengan intensitas tinggi, baik melalui kegiatan preventif, preemtif, maupun penegakan hukum di lapangan.
Dalam kegiatan pengecekan kesehatan, para personel menjalani pemeriksaan tekanan darah (tensi) sebagai indikator awal kondisi fisik. Selain itu, petugas juga menerima asupan vitamin guna membantu menjaga stamina serta meningkatkan daya tahan tubuh selama menjalankan tugas operasional yang padat.
Kasatgas Banops Operasi Pekat Maung 2026, IPDA H. Mohamad Irfan Fauzi, menegaskan bahwa aspek kesehatan tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan sebuah operasi kepolisian. Menurutnya, personel yang sehat akan mampu bekerja secara optimal dan profesional di lapangan.
“Operasi ini dilaksanakan selama 10 hari penuh, mulai 15 sampai 26 Februari 2026. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh personel yang terlibat berada dalam kondisi sehat, bugar, dan siap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya (17/2/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi pengamanan internal agar personel dapat menjalankan tugas tanpa kendala fisik yang berpotensi mengganggu pelaksanaan operasi. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau, risiko kelelahan berlebih maupun gangguan kesehatan mendadak dapat diminimalkan.
Lebih lanjut, IPDA Irfan menyampaikan bahwa pemberian vitamin merupakan langkah pendukung yang bersifat preventif. Upaya ini ditujukan agar daya tahan tubuh personel tetap terjaga, terutama mengingat dinamika tugas di lapangan yang sering kali menuntut kesiapsiagaan tinggi dalam waktu lama.
“Kami lakukan pengecekan tensi dan pemberian vitamin secara terukur. Harapannya, stamina dan fokus anggota tetap terjaga sehingga seluruh rangkaian Operasi Pekat Maung 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.
Dari sudut pandang manajemen operasional, perhatian terhadap kesehatan personel juga mencerminkan komitmen institusi dalam menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Kepolisian tidak hanya menuntut kinerja maksimal dari anggotanya, tetapi juga memastikan hak-hak dasar personel, termasuk aspek kesehatan, tetap terpenuhi.
Sejumlah personel yang mengikuti pemeriksaan kesehatan menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai perhatian pimpinan terhadap kondisi fisik anggota menjadi bentuk dukungan moral sekaligus motivasi dalam menjalankan tugas. Dengan kondisi tubuh yang terjaga, personel dapat lebih fokus melayani masyarakat dan melaksanakan penegakan hukum secara proporsional.
Operasi Pekat Maung 2026 sendiri memiliki tujuan utama untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Melalui operasi ini, Polresta Tangerang berupaya menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial, khususnya di wilayah-wilayah rawan.
Dalam konteks tersebut, kesiapan personel menjadi faktor penentu keberhasilan. Personel yang sehat tidak hanya mampu bertugas secara fisik, tetapi juga diharapkan dapat mengambil keputusan secara tepat, profesional, dan berlandaskan hukum dalam setiap situasi yang dihadapi.
Langkah pengecekan kesehatan ini sekaligus menjadi gambaran pendekatan komprehensif yang diterapkan Polresta Tangerang dalam setiap operasi kepolisian. Tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dan kesiapan internal yang menopang pelaksanaan tugas.
Dengan dukungan kesehatan yang memadai, Polresta Tangerang optimistis Operasi Pekat Maung 2026 dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
Pemeriksaan kesehatan personel tersebut akan terus dilakukan secara berkala selama operasi berlangsung, sebagai bagian dari evaluasi dan pengawasan internal. Polresta Tangerang menegaskan komitmennya untuk menjalankan setiap kegiatan operasional secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan masyarakat dan personel.




