Sandiwartanews.com – KUNINGAN – Minggu, 8 November 2026 – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) merupakan organisasi perkumpulan wartawan dan media yang memiliki komitmen dalam mendukung program strategis Nasional menjadi mitra Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), menjalankan fungsi kontrol sosial, serta berperan aktif dalam menangkal penyebaran informasi bohong (hoaks) melalui penyajian informasi yang berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.
Dalam kiprahnya di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, FRIC Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kuningan kembali menegaskan komitmen loyalitas, kemitraan strategis, dan sinergitas bersama institusi Polri, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi keamanan, ketertiban, serta kondusivitas di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui komunikasi dan pemberitaan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
Salah satu bentuk nyata kontribusi FRIC DPC Kuningan terlihat pada tahun 2025, ketika organisasi tersebut mendirikan Posko Pengamanan dan Pelayanan Arus Mudik Lebaran sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan selama momentum Idulfitri.
Tidak berhenti di situ, FRIC DPC Kuningan kembali menunjukkan partisipasinya melalui pendirian Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam rangka pergantian tahun 2025 menuju 2026.
Posko tersebut didirikan melalui kerja sama dengan Fajar Toserba, berlokasi di Jalan Raya Jalaksana, Desa Padamenak, tepatnya di depan area parkir Fajar Toserba. Kegiatan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi bersama FRIC DPW Jawa Barat.
Kehadiran posko tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial, memberikan dukungan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam momentum libur akhir tahun.
Ketua FRIC DPC Kuningan, Trisno Magrib, menegaskan bahwa keberadaan organisasi tidak semestinya hanya diukur dari aktivitas pemberitaan, tetapi juga dari kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“FRIC DPC Kuningan hadir dengan semangat kemitraan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Bagi kami, loyalitas terhadap Polri bukan sekadar slogan, melainkan harus tercermin melalui tindakan nyata, komunikasi yang konstruktif, serta kontribusi positif bagi masyarakat. Pendirian posko arus mudik Lebaran maupun posko Natal dan Tahun Baru merupakan bagian dari komitmen kami untuk ikut mengambil peran dalam mendukung pelayanan dan kepentingan masyarakat,” ujar Trisno.
Ia menambahkan, FRIC DPC Kuningan akan terus membangun hubungan kelembagaan yang harmonis dengan berbagai unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat lainnya.
“Sinergitas harus dibangun atas dasar saling menghormati, keterbukaan, dan tujuan bersama. Kami ingin FRIC menjadi organisasi yang mampu menjaga komunikasi, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, OKK FRIC DPW Jawa Barat, M. Ismail, menyampaikan bahwa organisasi pers dan media memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kualitas ruang informasi publik, terlebih di tengah derasnya arus informasi digital yang rentan dimanfaatkan untuk menyebarkan disinformasi.
“Organisasi wartawan harus mampu menempatkan diri secara profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistik dan kemitraan kelembagaan. Mendukung program positif Polri bukan berarti menghilangkan independensi pers. Justru kemitraan yang sehat harus dibangun dengan tetap menjunjung tinggi fakta, objektivitas, etika jurnalistik, serta fungsi kontrol sosial. Loyalitas organisasi harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan tanggung jawab kepada publik,” tegas M. Ismail.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa FRIC memiliki ruang kontribusi yang luas, tidak hanya dalam mendukung program Polri, tetapi juga membangun komunikasi dan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur kelembagaan di Kabupaten Kuningan.
“FRIC DPC Kuningan diharapkan terus memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas internal, dan meningkatkan kualitas. Kehadiran organisasi harus memberikan manfaat, bukan sekadar membawa nama atau identitas kelembagaan. Prinsipnya, Polri bersama masyarakat, membangun kepercayaan melalui sinergi, kepedulian, dan komunikasi yang konstruktif,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan FRIC sebagai organisasi yang bergerak di lingkungan media harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan institusi, sekaligus ikut menciptakan ekosistem informasi yang sehat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan berbagai kegiatan dan kolaborasi yang telah dilakukan, FRIC DPC Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Polri serta membangun sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Semangat tersebut menjadi landasan bagi FRIC DPC Kuningan untuk terus hadir, berkontribusi, dan mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta informatif.
FRIC DPC Kuningan – Polri Bersama Masyarakat.









