Sandiwartanews.com- Jakarta – Selasa 7 April 2026 – Upaya memperkuat sinergi antara organisasi pers dan institusi kepolisian kembali ditunjukkan melalui kunjungan resmi Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun koordinasi dan komunikasi kelembagaan yang lebih kuat di tengah dinamika informasi publik yang semakin kompleks.

Kehadiran rombongan FRIC disambut langsung oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, bersama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andika.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin antara Polri dan elemen masyarakat, khususnya organisasi yang bergerak di bidang komunikasi dan informasi.

Dalam dialog yang berlangsung, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda strategis yang dinilai krusial dalam konteks saat ini, Salah satu fokus utama adalah penguatan komunikasi publik yang efektif, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat dan akurat. Hal ini dinilai penting mengingat derasnya arus informasi di era digital yang tidak jarang diwarnai oleh hoaks dan disinformasi.

Selain itu, peningkatan literasi informasi masyarakat juga menjadi perhatian bersama, Dalam pandangan kedua pihak, kemampuan masyarakat dalam memilah dan memahami informasi menjadi salah satu benteng utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Oleh karena itu, kolaborasi antara institusi negara dan organisasi dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi publik.

Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Divisi Humas Polri. Ia menegaskan bahwa FRIC memiliki komitmen kuat untuk terus menjadi mitra strategis Polri, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif.

Menurutnya, peran organisasi pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kualitas ruang publik. Ia menilai bahwa komunikasi yang terbangun secara baik antara institusi negara dan masyarakat akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik.

“FRIC berkomitmen untuk terus mendukung Polri dalam menjaga kondusifitas informasi publik. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan ruang informasi yang sehat,” ujar Dian (07/04/2026).

Sementara itu, Irejn Pol Johnny Eddizon Isir menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal. Ia menekankan bahwa Polri membuka ruang seluas-luasnya Kolaborasi yang bersifat konstruktif, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menilai bahwa kehadiran organisasi seperti FRIC dapat menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat, Dalam konteks ini, peran media dan organisasi pers menjadi sangat penting dalam menyampaikan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga dapat dipertanggung jawabkan.

“Kami mengapresiasi peran aktif FRIC dalam mendukung penyampaian informasi yang positif dan edukatif. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ungkap Johnny.

Pandangan senada disampaikan oleh Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andika yang menyoroti tantangan komunikasi publik di era digital. Ia menilai bahwa perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam pola konsumsi informasi masyarakat, sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Menurutnya, kolabirasi antara Polri dan organisasi seperti FRIC merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan tersebut. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan penyebaran informasi yang menyesatkan dapat diminimalisir, sementara informasi yang bermanfaat dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas informasi nasional. Kedua pihak sepakat bahwa narasi positif yang dibangun secara konsisten akan memberikan kontribusi signifikan terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Di sisi lain, pendekatan humanis dan transparansi dalam pelayanan publik juga menjadi bagian dari diskusi. Polri, melalui Divisi Humas, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik sebagai bagian dari reformasi kelembagaan yang berkelanjutan.

Suasana keakraban semakin terasa di penghujung pertemuan, di mana kedua belah pihak terlibat dalam diskusi ringan dan pertukaran pandangan yang konstruktif. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan yang terjalin tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dilandasi oleh semangat kebersamaan dan tujuan yang sama.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin mempererat hubungan antara FRIC dan Polri. Lebih dari itu, sinergi yang terbangun diharapkan mampu ber Kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang, terutama dalam bidang komunikasi publik dan edukasi masyarakat.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik serta kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Indonesia dapat terus terjaga. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.