Sandiwartanews.com – Kuningan, 4 Juli 2026 – Semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui penyelenggaraan Gebyar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tenaga kesehatan, insan pers, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat langsung bagi warga.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening serta Ketua DPW FRIC Jawa Barat Hj. Widaningsih, S.Pd., bersama jajaran pengurus FRIC dari berbagai daerah.
Dari unsur Kepolisian, hadir Karorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol. Mulkaifin, S.I.K., yang mewakili Wakabareskrim Polri karena berhalangan menghadiri kegiatan akibat tugas kedinasan. Turut mendampingi Kombes Pol. Khamdani, S.Sos.
Kapolres Kuningan yang juga berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan diwakili oleh Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. Hadir pula Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugyono, S.E., M.M., Kanit Reskrim Polres Indramayu IPDA Helmi Fauzi, S.E., Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., beserta pejabat utama, personel Polri, dan tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan diwakili Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., menggantikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. yang tengah menjalankan agenda pemerintahan. Hadir pula jajaran BAZNAS Kabupaten Kuningan, perwakilan Kodim Kuningan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Dr. H. Edi Martono, MARS, Kabid Diskominfo Kabupaten Kuningan Nana Suhendra, M.Pd., serta para jurnalis dan insan pers yang turut mendukung publikasi kegiatan.
Rangkaian Gebyar FRIC diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti personel Polri, anggota FRIC, dan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Setelah itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.
Kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini melalui penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian FRIC bersama Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.
Komitmen terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan seluruh peserta. Semangat gotong royong tampak menjadi penggerak utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Suasana semakin khidmat ketika Habib Rifqi Alaydrus menyampaikan tausiyah singkat. Dalam kultumnya, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan, mempererat ukhuwah, serta terus mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tidak berhenti pada kegiatan sosial dan keagamaan, FRIC juga merealisasikan program bakti sosial berupa pemasangan lampu penerangan di tiga titik yang selama ini minim pencahayaan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman, mengurangi potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.
Dalam sambutannya, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa Gebyar FRIC merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap Polri dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
“Peringatan Hari Bhayangkara tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum ini harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat melalui program sosial, pelayanan kesehatan, kepedulian lingkungan, dan kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.
Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas inisiatif FRIC yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan hanya oleh institusi kepolisian, tetapi memerlukan dukungan seluruh komponen bangsa melalui kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.
Apresiasi serupa juga disampaikan perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, organisasi kemasyarakatan, BAZNAS, Dinas Kesehatan, Diskominfo, media massa, serta masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam membangun daerah yang aman, sehat, harmonis, dan berdaya.
Gebyar FRIC dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan nilai gotong royong. Melalui kegiatan ini, FRIC menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor demi terciptanya masyarakat yang aman, peduli, dan sejahtera.












