Sandiwartanews.com – KUNINGAN – Komitmen memperkuat perlindungan masyarakat dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah terus diwujudkan Polres Kuningan melalui penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergitas Polri dan Penyelenggara Travel Haji dan Umrah dalam Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Kabupaten Kuningan”, yang berlangsung di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kasat Binmas Polres Kuningan AKP Supian, S.Sos., didampingi Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, S.H., CPHR., serta Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si. FGD diikuti sekitar 30 peserta yang merupakan pimpinan dan pengelola biro perjalanan haji dan umrah dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, AKP Supian, S.Sos. menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh penyelenggara perjalanan ibadah.
“Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan penyelenggara travel merupakan kunci untuk menciptakan penyelenggaraan haji dan umrah yang aman, tertib, dan sesuai aturan. Kami mengajak seluruh pihak memperkuat pengawasan bersama agar praktik travel ilegal maupun modus penipuan dapat dicegah sejak dini, sehingga masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Fauzi, S.Ag., M.Si., menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat agar mampu memilih biro perjalanan yang memiliki izin resmi dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Edukasi kepada masyarakat harus terus diperluas. Calon jamaah perlu memastikan legalitas penyelenggara sebelum mendaftar agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan kepercayaan terhadap penyelenggaraan haji dan umrah yang resmi juga semakin kuat,” ungkapnya.
Pada sesi pemaparan materi, Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Aziz, S.H., CPHR., yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, menegaskan bahwa seluruh penyelenggara wajib menjalankan usahanya secara profesional, transparan, dan berpedoman pada regulasi yang berlaku.
“Pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dan umrah akan terus kami perkuat sebagai langkah perlindungan kepada masyarakat. Kami mengimbau seluruh penyelenggara untuk menjaga integritas, mematuhi aturan, serta segera berkoordinasi apabila menemukan indikasi pelanggaran, sehingga potensi kerugian masyarakat dapat dicegah sejak awal,” tegas AKP Abdul Aziz.
Diskusi yang dipandu Aiptu M. Khafid, S.Pd.I., M.Pd. berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta. Dari hasil pembahasan, seluruh pihak menyepakati sejumlah langkah strategis, antara lain:
Mendorong sosialisasi penggunaan Aplikasi SATU HAJI agar masyarakat dapat memastikan legalitas penyelenggara haji dan umrah.
Memperkuat komunikasi dan koordinasi antara penyelenggara travel, Kementerian Haji dan Umrah, serta Polres Kuningan dalam menyelesaikan setiap permasalahan secara cepat, tepat, dan terukur.
Mengajak seluruh pihak segera melaporkan apabila ditemukan praktik umrah mandiri yang berkembang menjadi kegiatan perekrutan jamaah tanpa izin resmi.
Membangun kolaborasi berkelanjutan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang aman, legal, transparan, dan terpercaya.
Melalui forum ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan kolaboratif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penguatan sinergi lintas sektor diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran, mencegah maraknya travel ilegal, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang profesional.
FGD tersebut menjadi momentum memperkokoh komitmen bersama antara Polres Kuningan, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, serta seluruh penyelenggara travel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon jamaah.
Dengan kerja sama yang solid, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Kabupaten Kuningan semakin aman, tertib, memberikan kepastian hukum, serta mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif.









