Sandiwartanews.com – Kuningan, 24 Juni 2026 – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan oleh Polres Kuningan melalui pendampingan kepada para petani jagung, mulai dari proses budidaya hingga hasil panen didistribusikan ke pabrik pengolahan.
Di bawah arahan Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., personel Satreskrim, jajaran Polsek, dan Bhabinkamtibmas aktif melakukan pengawalan terhadap kegiatan pertanian di berbagai wilayah. Pendampingan dilakukan sejak tahap penanaman, perawatan, panen, hingga proses pemasaran hasil produksi.
Saat masa panen berlangsung, petugas turut memantau proses penimbangan jagung pipilan kering sebelum diberangkatkan ke pabrik. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur serta menjaga hak-hak petani tetap terpenuhi.
Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis bersama anggota turun langsung meninjau proses tersebut. Menurutnya, keterlibatan Polri merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya membantu petani memperoleh kepastian pasar.
“Pendampingan ini dilakukan agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memiliki nilai jual yang layak. Kami hadir mulai dari proses budidaya hingga distribusi ke pabrik sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan,” ujar AKP Abdul Azis saat melakukan peninjauan di lokasi penyimpanan hasil panen.
Program pembinaan yang dijalankan Polri bersama kelompok tani mencakup sejumlah langkah strategis, antara lain pemanfaatan lahan produktif, pemberian edukasi terkait teknik budidaya jagung yang baik, serta membuka akses pemasaran langsung kepada pihak industri pengolahan.
Melalui pola distribusi yang lebih terarah, petani memiliki kesempatan untuk menjual hasil panennya secara langsung kepada pabrik tanpa harus melalui banyak perantara. Kondisi ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Setelah proses penimbangan selesai dilakukan, hasil panen jagung dari para petani langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi berbagai kebutuhan industri, termasuk bahan baku pakan ternak. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.
Polres Kuningan menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani bukan sekadar kegiatan sesaat. Ke depan, program pembinaan dan pengembangan lahan pertanian akan terus diperluas guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kuningan.
Dengan pengawalan yang berkelanjutan, diharapkan hasil kerja keras para petani dapat memberikan manfaat yang optimal serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.












