Sandiwartanews.com, CILEGON – Upaya membangun keamanan dan keharmonisan masyarakat tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan komunikasi, kepercayaan, dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan melalui kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Mubarok, Cinangka, pada Senin (2/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Banten bersilaturahmi dengan pimpinan Ponpes Al-Mubarok, K.H. Rd. M. Yusuf Prianadi, S.H. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan antara Polri dengan kalangan ulama dan lingkungan pesantren.
Kapolda Banten hadir didampingi Dirtahti Polda Banten AKBP Eko Widodo, Ka SPKT Polda Banten AKBP Saidin, serta Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana.
Pertemuan tersebut mencerminkan pentingnya pendekatan humanis Polri melalui ruang dialog dan silaturahmi dengan tokoh agama. Ulama dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial, menjaga persatuan, serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Banten menegaskan bahwa hubungan baik antara kepolisian dan para ulama perlu terus dirawat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan para ulama serta tokoh agama. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terpelihara sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Irjen Pol. Hendra Kurniawan.
Sementara itu, pimpinan Ponpes Al-Mubarok, K.H. Rd. M. Yusuf Prianadi, S.H., menyambut positif kunjungan Kapolda Banten beserta rombongan. Ia menilai komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan kalangan pesantren merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.
“Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi Kapolda Banten beserta jajaran. Hubungan yang baik antara kepolisian dan ulama perlu terus dijaga karena keduanya memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Kami berharap komunikasi dan sinergi seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Silaturahmi tersebut menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan, untuk membangun lingkungan yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan ketertiban.
Melalui pendekatan dialogis dan kemitraan yang berkelanjutan, Polri diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu membangun kepercayaan publik.
Polda Banten pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi dengan ulama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polda Banten.









