Sandiwartanews.comBANDUNG — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Polwan Polda Jawa Barat menggelar kegiatan “Polwan Goes to School” di Aula/Gedung Serbaguna SMA 8 Bandung, Kamis (27/8/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Mengusung tema “Menjadi Remaja yang Aman, Sehat dan Bertanggung Jawab”, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk memahami pentingnya mencegah kekerasan, bullying, hingga kekerasan seksual di lingkungan sekolah maupun ruang digital.

Kegiatan diikuti sebanyak 580 peserta, terdiri dari 540 siswa kelas XI, 20 guru, dan 20 Polwan. Acara dibuka Kepala SMA 8 Bandung, Drs. H. Yudin Wahyudin, M.Pd., bersama Ketua Panitia HUT Polwan ke-78, AKBP Reni Marthaliana, S.H., M.M.

Materi edukasi disampaikan Kompol M. Dewi Candra, S.H., M.H., Kasubdit Ditres PPA dan PPO Polda Jabar sekaligus Ketua Seksi Acara Edukasi dan Sosialisasi “Polwan Goes to School”.

Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengertian dan berbagai bentuk kekerasan serta bullying, kekerasan seksual, termasuk kekerasan seksual berbasis elektronik. Selain itu, pelajar juga diberikan pengetahuan mengenai pemenuhan hak korban, mekanisme penanganan perkara di lingkungan sekolah maupun kepolisian, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan kekerasan.

Kegiatan semakin interaktif dengan sosialisasi program Rise and Speak dan Jaga Rawat Jawa Barat, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab bersama para pelajar.

Sebagai bentuk apresiasi, Polwan Polda Jabar memberikan plakat dan cendera mata kepada Kepala SMA 8 Bandung. Sejumlah siswa yang aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab juga mendapatkan hadiah.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Polwan Polda Jabar dalam memberikan edukasi sekaligus perlindungan kepada generasi muda.

“Melalui Polwan Goes to School, kami mengajak para pelajar untuk mengenali, mencegah, dan berani menyampaikan apabila menemukan kekerasan maupun bullying. Sekolah yang aman membutuhkan kepedulian dan peran bersama,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, edukasi kepada pelajar menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini. Para siswa diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri, tetapi juga memiliki keberanian untuk membantu dan melaporkan apabila melihat adanya tindakan kekerasan atau bullying terhadap teman maupun orang di sekitarnya.

Polda Jabar berharap kegiatan Polwan Goes to School dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian para pelajar sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bertanggung jawab, serta bebas dari kekerasan dan bullying.