Sandiwartanews.com – Jakarta, 12 Juli 2026 – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Kehadirannya bersama sejumlah pimpinan lembaga negara menjadi simbol dukungan terhadap penguatan koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) Muhammad Herindra. Kelima tokoh tampak mengenakan busana batik dengan motif yang berbeda dan mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama sebelum rangkaian acara dimulai.
Puncak peringatan Harkopnas 2026 juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam pidatonya, Presiden kembali menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat struktur perekonomian nasional.
Presiden Prabowo menekankan bahwa upaya memperkuat koperasi bukan berarti mengurangi peran sektor ekonomi lainnya. Sebaliknya, seluruh komponen ekonomi harus berkembang secara seimbang agar mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!” tegas Presiden Prabowo.
Menurut Presiden, Indonesia memiliki sumber daya yang besar untuk menjadi bangsa yang mandiri dan berdaya saing. Karena itu, penguatan koperasi dinilai sebagai bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini,” ujar Presiden.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi, menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah terhadap pengembangan koperasi. Ia menilai, perhatian yang diberikan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo menjadi momentum penting bagi kebangkitan gerakan koperasi di Tanah Air.
Menurut Bambang, koperasi kini memperoleh ruang yang lebih besar dalam kebijakan pembangunan ekonomi nasional dan ditempatkan sebagai salah satu program prioritas untuk mendorong pemberdayaan masyarakat serta pemerataan kesejahteraan.
Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat negara, pelaku usaha, dan gerakan koperasi dalam membangun sistem ekonomi yang tangguh, inklusif, serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat.











