Sandiwartanews.com – Rembang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman ulama kharismatik Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Narukan, Senin (16/3/2026).
Kunjungan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan para ulama dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan serta kesejahteraan masyarakat.
Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Gus Baha bersama para santri di halaman pondok pesantren. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Interaksi antara pimpinan tertinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan pengasuh pondok pesantren terlihat berlangsung dengan penuh penghormatan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri turut didampingi sejumlah pejabat utama Mabes Polri. Di antaranya Asisten Operasi Kapolri Mohammad Fadil Imran, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Yuda Gustawan, Asisten SDM Polri Anwar, serta Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir.
Selain itu, turut hadir Kapolda Jawa Tengah Ribut Hari Wibowo, Kapolres Rembang M Faisal Pratama, jajaran pejabat utama Polres Rembang, para santri, serta pengurus pondok pesantren.
Kehadiran rombongan Kapolri di lingkungan pesantren tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi antara aparat kepolisian dengan kalangan ulama. Hubungan yang terjalin antara Polri dan tokoh agama dinilai penting dalam memperkuat komunikasi serta menjaga situasi keamanan yang kondusif di tengah masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna. Para santri tampak antusias menyambut kedatangan rombongan Kapolri. Kegiatan tersebut juga menjadi momen kebersamaan antara aparat negara dan lingkungan pesantren.
Di tengah kegiatan silaturahmi tersebut, sikap Kapolri saat berada di lingkungan pesantren turut menarik perhatian publik. Sebuah unggahan di media sosial TikTok oleh akun Ki Mulyo Aji Prakasa menampilkan foto Kapolri saat berkunjung ke tempat Gus Baha.
Unggahan tersebut menarik perhatian warganet dan telah ditonton sekitar 123,1 ribu kali. Dalam foto yang beredar, Kapolri terlihat menunjukkan sikap penuh penghormatan saat bertemu dengan ulama dan berada di lingkungan pesantren.
Respons warganet pun bermunculan di kolom komentar unggahan tersebut. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan apresiasi terhadap sikap Kapolri yang dinilai menunjukkan etika dan penghormatan ketika bertemu dengan tokoh agama.
Salah satu pengguna TikTok dengan nama akun Salim R menuliskan komentarnya di kolom unggahan tersebut.
“Salut sama Bapak Kapolri. Meskipun beliau Katolik, tapi adab saat berkunjung ke para ulama sungguh luar biasa,” tulisnya.
Komentar lain juga datang dari akun bernama Musliyati yang turut memberikan tanggapan terhadap sikap Kapolri.
“Salut sama Bapak Kapolri yang selalu mengutamakan etika juga dengan siapa pun. Sehat selalu Gus Baha dan Bapak Kapolri. Bravo Polri,” tulisnya.
Sementara itu, pengguna lain dengan akun PuR_89 juga menyampaikan pandangan serupa di kolom komentar.
“Salut sama Kapolri, walau beda agama tapi dekat dengan ulama,” tulisnya.
Unggahan tersebut menjadi salah satu konten yang cukup mendapat perhatian di media sosial karena menampilkan momen pertemuan antara pimpinan Polri dengan ulama pesantren.
Pertemuan antara Kapolri dan Gus Baha berlangsung dalam suasana santai namun tetap penuh penghormatan. Para santri yang hadir tampak menyaksikan langsung momen tersebut dengan antusias.
Kunjungan tersebut juga memperlihatkan interaksi antara aparat kepolisian dengan lingkungan pesantren yang selama ini dikenal memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Pesantren tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama, tetapi juga sering menjadi pusat kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat.
Dengan adanya kunjungan silaturahmi tersebut, hubungan antara aparat kepolisian dan tokoh agama diharapkan terus terjalin dengan baik. Kehadiran Kapolri di pesantren juga menjadi salah satu bentuk komunikasi antara lembaga negara dan tokoh masyarakat.
Momen tersebut sekaligus menunjukkan suasana kebersamaan antara aparat keamanan, ulama, dan para santri yang hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Kegiatan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Narukan itu berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan hingga akhir acara. Para santri dan pengurus pesantren turut menyambut baik kehadiran rombongan Kapolri dalam kegiatan silaturahmi tersebut.






