Sandiwartanews.com – PANDEGLANG – Warga bersama personel Polres Pandeglang mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di pesisir Pantai Kampung Nelayan 1, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Temuan Jasad di Pantai Labuan Dipastikan Bukan Korban Kapal Arupadhatu 1Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, jasad tersebut diketahui berinisial JN (55), warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

“Korban ditemukan oleh warga yang saat itu hendak mengambil jemuran ikan asin. Setelah melihat jasad mengapung di pesisir pantai, warga kemudian memberitahukan kepada masyarakat sekitar dan bersama-sama melakukan evakuasi,” ujar Kombes Pol Maruli.

Menurut keterangan keluarga, JN diketahui telah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Sebelum pergi, korban berpamitan kepada keluarga untuk memancing.

Kombes Pol Maruli menegaskan, berdasarkan keterangan yang diterima kepolisian, JN tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda.

“JN tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa hilang kontak Kapal Arupadhatu 1 di Perairan Selat Sunda. Korban merupakan warga Kecamatan Jiput yang sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing,” jelasnya.

Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan keluarga terkait penanganan jenazah. Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka,” tutup Kombes Pol Maruli.