Sandiwartanews.comTanggerang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan proses keberangkatan ratusan jemaah haji Kloter 4 asal Provinsi Banten berjalan aman, tertib, dan tepat waktu. Sebanyak 388 calon jemaah haji diberangkatkan dari Asrama Haji Cipondoh menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (25/4/2026) dengan pengawalan langsung dari petugas kepolisian.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, AKP Sularno, menjelaskan bahwa jumlah jemaah yang diberangkatkan terdiri dari 175 laki-laki dan 213 perempuan. Rombongan menggunakan total 10 unit bus serta satu ambulans sebagai kendaraan pendukung untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan.

“Seluruh jemaah diberangkatkan secara terkoordinasi menggunakan 10 bus dan satu ambulans. Mereka dijadwalkan terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7305 pada pukul 16.55 WIB,” ujar Sularno (25/4/2026).

Pengawalan yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Bandara Soetta merupakan bagian dari upaya pelayanan dan pengamanan terhadap masyarakat, khususnya bagi para jemaah haji yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Dalam kegiatan tersebut, pihak kepolisian menurunkan tiga personel yang bertugas mengawal perjalanan rombongan dari titik keberangkatan hingga tiba di bandara.

Ketiga personel yang dilibatkan dalam pengawalan tersebut yakni Aipda Mulyadi, Aipda FX, dan Bripka Kardono. Mereka memastikan jalur yang dilalui rombongan tetap lancar serta meminimalkan potensi hambatan lalu lintas selama perjalanan menuju bandara.

Sularno menegaskan, pengawalan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara melalui institusi Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Terlebih, jemaah haji merupakan tamu Allah yang membutuhkan perhatian khusus, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan selama proses keberangkatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Full Image Pengawalan 388 Jemaah Haji Kloter 4 Oleh Polresta Bandara Soetta 

“Ini adalah bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan para jemaah dapat berangkat dengan tenang, tanpa gangguan, dan sampai tepat waktu sesuai jadwal penerbangan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pengawalan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengelola jalan dan otoritas bandara, guna memastikan perjalanan berlangsung tanpa kendala.

Hingga proses pengantaran selesai, situasi terpantau dalam kondisi kondusif. Tidak ditemukan hambatan signifikan yang mengganggu jalannya rombongan. Seluruh kendaraan yang membawa jemaah tiba di bandara sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan pengawalan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. Situasi kamtibmas juga terpantau kondusif,” tambah Sularno.

Selain memastikan kelancaran pengawalan, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada para jemaah maupun keluarga yang mengantar agar tetap menjaga ketertiban selama berada di area bandara. Kepadatan aktivitas di bandara menjelang musim haji menjadi perhatian tersendiri bagi aparat keamanan.

Sularno juga mengingatkan bahwa Polresta Bandara Soekarno-Hatta menyediakan layanan call center 110 yang dapat diakses oleh masyarakat, termasuk para jemaah haji, apabila membutuhkan bantuan atau mengalami kendala selama berada di kawasan bandara.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah, apabila membutuhkan bantuan atau mengalami kendala, jangan ragu untuk menghubungi layanan 110. Petugas kami siap membantu selama 24 jam,” ujarnya.

Keberangkatan jemaah haji tahun ini menjadi salah satu momen penting yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama, petugas bandara, maskapai penerbangan, hingga aparat keamanan. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam memastikan seluruh proses berjalan lancar, terutama dalam mengelola jumlah jemaah yang cukup besar.

Di sisi lain, pengawalan yang dilakukan juga mencerminkan komitmen aparat dalam memberikan pelayanan publik yang humanis dan profesional. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya dalam kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.

Sejumlah keluarga jemaah yang turut mengantar keberangkatan juga menyampaikan apresiasi atas pengawalan yang dilakukan. Mereka merasa lebih tenang karena perjalanan rombongan menuju bandara berjalan tertib dan aman.

Dengan selesainya proses pengawalan Kloter 4 Banten ini, Satlantas Polresta Bandara Soetta menegaskan kesiapan mereka untuk terus mengawal keberangkatan kloter-kloter berikutnya. Fokus utama tetap pada keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan para jemaah selama proses menuju keberangkatan.

Momentum ibadah haji sendiri menjadi perjalanan spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, menjadi bagian penting dalam memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk sejak awal keberangkatan.

Pengawalan yang berjalan lancar ini diharapkan menjadi standar pelayanan bagi kegiatan serupa ke depan. Tidak hanya sekadar memastikan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah penting dalam hidup mereka.

Pengawalan 388 Jemaah Haji Kloter 4 Oleh Polresta Bandara Soetta 

Dengan pengamanan yang terukur dan koordinasi yang baik, keberangkatan jemaah haji dari Banten melalui Bandara Soekarno-Hatta tahun ini menjadi contoh bagaimana pelayanan publik dapat berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan dan profesionalisme.